Senin, 04 Mei 2009

Motivation of process to Builder Mental.

By : dr.Titis Isnain, S.E

1.Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda.
2.Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
3.Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru.
4.Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan
5.Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.
6.Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru.
7.Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani.
8.Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
9.Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat.
10.Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
11.Bila anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai.

Baca Lanjutannya......

Motivasi dalam Membangun suatu kehidupan yang lebih teratur

By : dr.Titis Isnain, S.E

1.Kelemahan Anda hanyalah sementara, karena Anda sedang memperkuatnya; tetapi bila Anda jadikan alasan bagi kurang baiknya hasil, kelemahan itu menjadi permanen.
2.Anda hanya dekat dengan mereka yang Anda sukai. Dan Anda menghindari orang yag tidak Anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru.
3.Jika Anda sedang benar, dan bila Anda sedang salah, jangan terlalu takut. Keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan naik Anda.
4.Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian Anda dapat.
5.Dia yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
6.Bila Anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda, bakatilah apapun pekerjaan Anda Sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.
7.Apakah Anda sedang menunggu pekerjaan yang lebih baik, sebelum anda bekerja sungguh-sungguh? Apakah pekerjaan baik pantas bagi dia yang tidak sungguh-sungguh?
8.Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapatkan pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
9.Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin, Anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin Anda capai.
10.Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus Anda takuti. Anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. maka tumbuhkanlah diri Anda dengan kecepatan apapun.
11.Anda tidak harus ahli untuk mulai melakukan sesuatu, karena Anda membangun keahlian itu dari melakukannya. Jadi lakukanlah!
12.Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
13.Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Janganlah menuntut perhatian dan kasih sayang dari pasangan Anda, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut.
14.Anda bisa memberi tanpa mengasihi. Tetapi Anda tidak mungkin mengasihi tanpa memberi.
15.Mengerjakan yang lebih banyak daripada yang Anda terima, sebagai bayaran, akan membuat anda dibayar lebih banyak untuk yang Anda kerjakan.
16.Perubahan tidak menjamin tercapainya perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan yang bisa dicapai tanpa perubahan. Maka bersikaplah ramah kepada perubahan.
17.Kepedihan di masa lalu itu terjadi satu kali. Jangna mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, karena kepedihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda.
18.Kita harus pandai bersyukur dan ikhlas menerima pemberian dan tidak mengeluh setelah menerima. Tetapi pastikanlah Anda berdiri di mana pemberian itu besar.
19.Orang berkualitas yang dibayar rendah, bagai emas yang diperlakukan seperti kuningan, karena penampilannya buruk. Maka hati-hatilah dengan penampilan Anda.
20.Anda tidak akan bisa menghindari keharusan untuk meniru. Maka menirulah, tetapi pastikan bahwa Anda sulit ditiru. Dengannya, Anda menjadi original.
21.Semakin banyak yang Anda inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan.
22.Kekuatan terbesar yang mengalahkan stres adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda menjadi lebih damai bila yang Anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
23.Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, Anda punya kesempatan untuk bersikap berani.

Baca Lanjutannya......

Kamis, 30 April 2009

Setting Router pada Linux RedHat 9.0

Sebelumnya saya ucapkan Terima kasih kepada Anda yang masih menyempatkan diri membuka blog saya ini dan jangan bosan untuk selalu mengunjungi blog ini. ok basa-basi nya cukup sekian sekarang mari kita bahas tentang judul di atas. Saya jelaskan bahwa ip address yang tercantum di sini adalah ip address yang hanya untuk ilustrasi dari postingan saya ini, dan jika Anda membuatnya di lapangan harap disesuaikan dengan kenyataan yang ada,ok


|Ethernet 0
|
|——-|
| server |
|—|—|
|
|Ethernet 1
|
|
|——————–hub(switch)———————-|
| | |
| | |
| | |
|———| |———| |———|
|Client 01| |Client 02| |Client 03|
|———| |———| |———|


Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting server (gateway utama) supaya bisa terhubung ke internet
Sebelum Mensetting :

Langkah 1
Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya misalnya:
IP: 202.169.227.45
GATEWAY : 202.169.227.1
Nemast: 255.255.255.192
broadcast : 202.169.227.63
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 2
Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client
IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 3

Setting IP serv :
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

NETWORKING=yes
HOSTNAME=serv.domain.com
GATEWAY=202.169.227.1

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 4

Menconfigurasi IP eth0(default)

[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.169.227.45
BROADCAST=202.169.227.63
NETMASK=255.255.255.192
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 5

Setting dns resolve

[root@serv root]$ vi /etc/resolve.conf
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :

nameserver 202.168.244.3
nameserver 202.168.244.4

lalu simpan dengan menekan :wq

Langkah 6

konfigurasi IP eth1
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
BROADCAST=192.168.0.255
NETMASK=255.255.255.0
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 7

Setting ip_forwarding dan masquerading.

[root@serv root]$ vi /etc/rc.d/rc.local
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -t nat -A POSROUTING -s 192.168.0.0/24 [eth0 -j MASQUERADE


Langkah 8

restart network

[root@serv root]$ service network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]


Langkah 9

testing dengan ping ke default gateway 202.169.227.1

[root@serv root]$ ping 202.169.227.1
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=1 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=2 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=3 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=4 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=5 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=6 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=7 time=15.4 ms
—– 202.169.227.1 ping statistic —–
6 packets transmites, 6 received, 0% packet loss, time 3049ms


Langkah 10

Testing dengan cara ping ip eth1
[root@serv root]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms


Langkah 11

Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :

IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4

misal :

Client01
===============================
IP: 192.168.0.2
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

Client02
===============================
IP: 192.168.0.3
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network


Langkah 12

setelah di setting ip client, maka
- ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan router nya sudah tersambung.
- ping ke 202.169.227.45 dari client, kalau berhasil maka fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc/local telah bekerja dengan baik
namun jika tidak bisa maka Anda harus menjalankan fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc.local dengan cara :
.- anda bekerja menggunakan router yang anda buat tadi.
.- masuk ke account root
.- jalankan perintah berikut ini, tiap akhir perintah akhiri dengan menekan enter :
[root@serv root]# service network restart
[root@serv root]# /etc/rc.d/rc.local
jika sudah, coba ping ping ke 202.169.227.45 dari client
- selanjutnya ping ke default gateway 202.169.227.1 dari client
- ping ke 202.168.244.3 dari client
- ping ke 202.168.244.4 dari client

kalau semua berhasil maka silakan traktir teman-teman ada untuk makan bersama, karena anda telah selesai membuat router.namun sebelum anda makan-makan, restart router anda apakah bisa bekerja dengan baik atau tidak… sebagai ukuran bekerja
baik tidaknya, setelah Anda restart router tersebut kemudian kalau telah hidup dengan sempurne ping ke 202.168.244.3, kalau mendapatkan jawaban “64 bytes from 202.168.244.3 : icmp_seq=1 time=15.4 ms” silakan ajak teman makan-makan tp kalau jawabannya “request time out” maka silakan anda makan dengan cepat dan kembali bekerja dengan mengecek file /etc/rc.d/rc.local dan IP address dari route......

sampai di sini dulu yaa... terima kasih atas kunjungannya......

Posted by panji

Baca Lanjutannya......

Setting Mikrotik RouterOS PPPoE Client Sebagai Gateway Telkom Speedy

Sebetulnya saya sendiri masih kurang begitu menguasai mikrotik, disini saya mencoba untuk berbagi pengalaman aja. Semoga bermanfaat.

Kita mulai setup dari modem adsl nya sebagai brigding protocol mode. Settingnya dapat anda temukan dari manual masing-masing modem. Contoh setting bridging protocol pada modem TECOM AR1031 pada menu Advance setup > WAN. Ikuti petunjuk gambar dibawah ini kemudian lakukan save/reboot.

Selesai setting modem sebagai bridging yang

tidak menyimpan password dan user ID anda di modem, bagi anda yang ingin mencoba mengganti IP address default modem bisa di konfigurasi terlebih dahulu melalui PC client. Caranya : kita ubah terlebih dahulu IP modem pada Advance Setup > LAN IP Address contoh 10.10.10.1 lakukan save/reboot. Kemudian lakukan pengubahan selanjutnya di IP client PC ke 10.10.10.2 selesai. Silahkan anda coba ketik di web browser anda IP modem (10.10.10.1). Berhasil?
Kita lanjut ke CPU Mikrotik RouterOS nya.

Tentukan IP Address masing-masing LAN card anda, misal LAN connector dari modem 10.10.10.2 (public), dan 192.168.1.1 ke jaringan lokal anda (lokal). Lakukan perintah ini terlebih dahulu jika anda ingin menspesifikasikan nama ethernet card anda.

interface ethernet set ether1 name=public
interface ethernet set ether2 name=lokal

Pastikan kembali dalam menentukan nama dan alur kabel tersebut, kemudian kita lanjut ke setting IP Address.

/ip address add address=10.10.10.2/24 interface=public
/ip address add address=192.168.1.1/24 interface=lokal
/ip address> print

Pastikan LAN card anda tidak dalam posisi disabled.

Selanjutnya anda bisa memasukkan entry PPPoE Client.

/interface pppoe-client add name=pppoe-user-mike user=mike password=123 interface=public service-name=internet disabled=no

Sebetulnya perintah diatas dapat anda lakukan di winbox, jika ingin lebih mudah sambil cek koneksi jaringan anda ke mikrotik.

Menentukan Gateway dan Routingnya dilanjutkan ke masquerading

/ip route add gateway=125.168.125.1 (IP Gateway Telkom Speedy anda)
/ip route print

IP gateway diatas belum tentu sama, lihat terlebih dahulu ip pppoe client anda. Jika anda belum yakin 100% ip client anda dan gateway nya, lakukan login dan dialing melalui modem anda terlebih dahulu bukan pada mode bridging seperti diatas. Pada menu Device Info akan tampil informasi Default Gateway dan IP client pppoe anda. Ok?
Selanjutnya masquerading, untuk penerusan perintah dari routing yang diteruskan ke nat firewall mikrotik untuk proses routing ke semua client yang terkoneksi

/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade

Selesai.. tahap routing sudah terlaksanakan. Coba lakukan ping ke mikrotik dan gateway nya. Jika anda ingin sharing ke komputer client jangan lupa masukkan ip gateway pada settingan Network Connection (windows) sesuai dengan IP lokal pada mikrotik anda.

Banyak sekali settingan mikrotik yang dapat anda pelajari dari berbagai sumber. Jika terkesan terlalu rumit dengan sistem pengetikan anda bisa melakukannya dengan winbox mode, setiap tutorial yang anda butuhkan pun dapat anda copy dan paste ke winbox nya mikrotik.

Setting DNS dan Web Proxy Transparant

Input DNS dan web-proxy pun terasa lebih mudah di winbox mode, masukkan primary, secondary dan allow remote request nya, atau dengan perintah di terminal winbox.

/ip dns set primary-dns=203.130.206.250
/ip dns set primary-dns=202.134.2.5
/ip dns allow-remote-request=yes

/ip web-proxy set enabled=yes port=8080 hostname=proxy.koe transpa
rent-proxy=yes
/ip firewall nat add in-interface=lokal dst-port=80 protocol=tcp action=redirect to-ports=8080 chain=dstnat dst-address=!192.168.1.1/24

Link-link firewall pada mikrotik
http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Firewall

Semoga membantu.

Jangan lupa untuk menset IP gateway client anda ke 192.168.1.1 agar terkoneksi ke server mikrotik anda dan tidak lupa saya ucapkan terima kasih untuk “kadhol” yang dahulu berkenan memberikan tutor step by step setup mikrotik router newbie buat saya.




Baca Lanjutannya......

Setting DNS dan Konfigurasi Bind pada Linux Redhat 9.0

Mungkin secara umum bisa diartikan sebagai sistem pemberian alamat yang digunakan dalam internet/intranet. DNS bertugas memberikan nama host dan pelaku utama dalam mengatur tiap host dalam domain kita. DNS juga berfungsi sebagai resolver nama-nama sistem ke bentuk IP address atau sebaliknya, hal ini diperlukan karena keterbatasan manusia yang mengalami kesulitan untuk mengingat IP address sebagai identitas komputer dan akan lebih mudah jika mengingat dalam bentuk nama.

kasus :

1. domain –> coreph.net
2. Net ID –> 192.168.88.0

for ex:


coreph.net –> 192.168.88.90
www.coreph.net –> 192.168.88.90
ftp.coreph.net –> 192.168.88.90
mail.coreph.net –> 192.168.88.90

pertama…mengecek file2 yg dibutuhkan sudah ter-install:
Mengecek apakah
file-file yang dibutuhkan sudah terinstall:

root@server home]# rpm -qa |grep dhcp
dhcp-3.0pl1-23
[root@server home]# rpm -qa |grep bind
bind-9.2.1-16
redhat-config-bind-1.9.0-13
bind-utils-9.2.1-16
ypbind-1.11-4
[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
[root@server home]#

Jika belum terinstall, silakan install terlebih dahulu, agar lebih mudah, saya menyarankan untuk menggunakan redhat-config-packages. Ketik di Run Command (Start Applications > Run command..) redhat-config-packages. Selanjutnya cari file-file tersebut dan install.Apabila sudah terinstall,siap-siap buat perang tiada akhir…

Berikut langkah2nya:

#############################################
———————setting ethernet (/etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0)

[root@server home]# vi /etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0 (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

DEVICE=eth0 #nama device
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.88.90
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.88.0
ONBOOT=yes # dijalankan saat boot

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
############################################
———————setting HOSTS (/etc/hosts)

[root@server home]# vi /etc/hosts (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

#Do not remove the following lines, or various programs
#that require network functionality will fails
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.88.90 coreph.net server

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
##############################################
———————-setting RESOLV.CONF (/etc/resolv.conf)

[root@server home]# vi /etc/resolv.conf (kemudian u/ menulis/edit tekan tombol insert)

# Samakan dengan dibawah ini,atau konfigurasi sesuai kebutuhan

search coreph.net
nameserver 192.168.88.90

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter

Saatnya restart network

[root@server /]# /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]

Apabila tidak ada pesan error, berarti sejauh ini berhasil. Untuk memastikan, ping ke 192.168.88.90

[root@server named]# ping 192.168.88.90
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=1 ttl=128 time=0.354 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=2 ttl=128 time=0.309 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=3 ttl=128 time=0.318 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=4 ttl=128 time=0.250 ms
—192.168.88.90 ping statistics –
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4044ms
rtt min /avg/max/dev = 0.250/0.297/0.354/0.044 ms

Good, semuanya berjalan lancar. Lanjutkan ke proses berikutnya.

##############################################

DNS SERVER (named) > BIND (Berkeley Internet Name Domain)

Pengaturan DNS sebaiknya ditentukan sesuai kebutuhan, seperti pertanyaan pertama, apakah server ini berlaku sebagai gateway, atau mail server, proxy server, web server, database server, backup server atau yang lain? Oleh karena itu, gw lebih serahkan sepenuhnya pada yang membacanya,huehehehe…
Letak konfigurasi bind yang terpenting ada di direktori:

/etc/named.conf
/var/named/

masih sebagai root, kita akan mengkonfigurasi file-file diatas..

NAMED.CONF (/etc/named.conf)

[root@server home]# vi /etc/named.conf

ketikkan baris dibawah ini, atau lebih baik backup file named.conf aslinya(buat jaga2), dan buat file ini..

## named.conf -configuration for bind
# Generated automatically by redhat-config-bind, alchemist et al.
# Any changes not supported by redhat-config-bind should be put
# in /etc/named.custom
#
controls {
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };
};
include “/etc/named.custom”;
include “/etc/rndc.key”;

zone “0.0.127.in-addr.arpa” {
type master;
file “0.0.127.in-addr.arpa.zone”;
};
zone “localhost” {
type master;
file “localhost.zone”;
};
zone “88.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “coreph.local”;
};
zone “coreph.net” {
type master;
file “coreph.zone”;
};

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

Penjelasan:

Perhatikan baris perintah berikut:

zone “coreph.net” { #menambahkan zona baru / domain baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan master domain, domain utama…
file “coreph.net.zone”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host};

zone “88.168.192.in-addr.arpa” { #menambahkan zona reverse baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan reverse master domain, domain reverse utama…
file “88.168.192.local”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host
};

#################################################

file pada direktori /var/named/
[root@server home]# cd /var/named
[root@server named]# cp localhost.zone coreph.zone [copy file localhost.zone --> coreph.zone]
[root@server named]# cp named.local coreph.local [copy file named.local --> coreph.local]
[root@server named]# vi coreph.zone

ketikan perintah berikut: (isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)

$TTL 86400

@ IN SOA coreph.net. root.localhost (
2005911918 ; serial
28800 ; refresh
7200 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.
IN A 192.168.88.90

www IN A 192.168.88.90
ftp IN A 192.168.88.90
mail IN A 192.168.88.90

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

[root@server named]# vi coreph.local

ketikkan perintah berikut: (Ingat, sekali lagi isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
$TTL 86400
88.168.192.in-addr.arpa. IN SOA coreph.net. root.coreph.net. (
2005121900 ; serial
28800 ; refresh
2700 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.

90 IN PTR coreph.net.
90 IN PTR www.coreph.net.
90 IN PTR ftp.coreph.net.
90 IN PTR mail.coreph.net.

simpan file dengan mengetik > : + w + q
Kemudian restart service BIND dengan perintah:

[root@server named]# service named restart
Shutting down named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@server named]#

Setelah itu silakan cek dengan perintah nslookup

[root@server named]# nslookup 192.168.88.90
Server: coreph.net
Address: 192.168.88.90

Name: mail.coreph.net
Address: 192.168.88.90
==============================================

Baca Lanjutannya......

Rabu, 22 April 2009

Cara melakukan Scan Bad Sector pada Hardisk menggunakan Hiren’s 9.5


  1. Setting BIOS pada komputer, agar booting pertama dari CD-Drive.
  2. Masukkan CD Hiren’s Bootable ke dalam CD-Drive. Tunggu beberapa saat hingga tampil pilihan untuk memulai hiren’s tersebut | pilih Start Boot CD lalu tekan tombol Enter.
3. Setelah itu akan tampil beberapa menu pilihan, Kemudian pilih menu Hard Disk Tools lalu tekan tombol Enter.


Baca Lanjutannya......

Kamis, 05 Maret 2009

Setting DNS dan Konfigurasi Bind pada Linux Redhat 9.0

Mungkin secara umum bisa diartikan sebagai sistem pemberian alamat yang digunakan dalam internet/intranet. DNS bertugas memberikan nama host dan pelaku utama dalam mengatur tiap host dalam domain kita. DNS juga berfungsi sebagai resolver nama-nama sistem ke bentuk IP address atau sebaliknya, hal ini diperlukan karena keterbatasan manusia yang mengalami kesulitan untuk mengingat IP address sebagai identitas komputer dan akan lebih mudah jika mengingat dalam bentuk nama.

kasus :

1. domain –> coreph.net
2. Net ID –> 192.168.88.0

for ex:

coreph.net –> 192.168.88.90

www.coreph.net –> 192.168.88.90
ftp.coreph.net –> 192.168.88.90
mail.coreph.net –> 192.168.88.90

pertama…mengecek file2 yg dibutuhkan sudah ter-install:
Mengecek apakah
file-file yang dibutuhkan sudah terinstall:

root@server home]# rpm -qa |grep dhcp
dhcp-3.0pl1-23
[root@server home]# rpm -qa |grep bind
bind-9.2.1-16
redhat-config-bind-1.9.0-13
bind-utils-9.2.1-16
ypbind-1.11-4
[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
[root@server home]#

Jika belum terinstall, silakan install terlebih dahulu, agar lebih mudah, saya menyarankan untuk menggunakan redhat-config-packages. Ketik di Run Command (Start Applications > Run command..) redhat-config-packages. Selanjutnya cari file-file tersebut dan install.Apabila sudah terinstall,siap-siap buat perang tiada akhir…

Berikut langkah2nya:

#############################################
———————setting ethernet (/etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0)

[root@server home]# vi /etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0 (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

DEVICE=eth0 #nama device
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.88.90
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.88.0
ONBOOT=yes # dijalankan saat boot

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
############################################
———————setting HOSTS (/etc/hosts)

[root@server home]# vi /etc/hosts (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

#Do not remove the following lines, or various programs
#that require network functionality will fails
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.88.90 coreph.net server

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
##############################################
———————-setting RESOLV.CONF (/etc/resolv.conf)

[root@server home]# vi /etc/resolv.conf (kemudian u/ menulis/edit tekan tombol insert)

# Samakan dengan dibawah ini,atau konfigurasi sesuai kebutuhan

search coreph.net
nameserver 192.168.88.90

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter

Saatnya restart network

[root@server /]# /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]

Apabila tidak ada pesan error, berarti sejauh ini berhasil. Untuk memastikan, ping ke 192.168.88.90

[root@server named]# ping 192.168.88.90
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=1 ttl=128 time=0.354 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=2 ttl=128 time=0.309 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=3 ttl=128 time=0.318 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=4 ttl=128 time=0.250 ms
—192.168.88.90 ping statistics –
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4044ms
rtt min /avg/max/dev = 0.250/0.297/0.354/0.044 ms

Good, semuanya berjalan lancar. Lanjutkan ke proses berikutnya.

##############################################

DNS SERVER (named) > BIND (Berkeley Internet Name Domain)

Pengaturan DNS sebaiknya ditentukan sesuai kebutuhan, seperti pertanyaan pertama, apakah server ini berlaku sebagai gateway, atau mail server, proxy server, web server, database server, backup server atau yang lain? Oleh karena itu, gw lebih serahkan sepenuhnya pada yang membacanya,huehehehe…
Letak konfigurasi bind yang terpenting ada di direktori:

/etc/named.conf
/var/named/

masih sebagai root, kita akan mengkonfigurasi file-file diatas..

NAMED.CONF (/etc/named.conf)

[root@server home]# vi /etc/named.conf

ketikkan baris dibawah ini, atau lebih baik backup file named.conf aslinya(buat jaga2), dan buat file ini..

## named.conf -configuration for bind
# Generated automatically by redhat-config-bind, alchemist et al.
# Any changes not supported by redhat-config-bind should be put
# in /etc/named.custom
#
controls {
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };
};
include “/etc/named.custom”;
include “/etc/rndc.key”;

zone “0.0.127.in-addr.arpa” {
type master;
file “0.0.127.in-addr.arpa.zone”;
};
zone “localhost” {
type master;
file “localhost.zone”;
};
zone “88.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “coreph.local”;
};
zone “coreph.net” {
type master;
file “coreph.zone”;
};

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

Penjelasan:

Perhatikan baris perintah berikut:

zone “coreph.net” { #menambahkan zona baru / domain baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan master domain, domain utama…
file “coreph.net.zone”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host};

zone “88.168.192.in-addr.arpa” { #menambahkan zona reverse baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan reverse master domain, domain reverse utama…
file “88.168.192.local”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host
};

#################################################

file pada direktori /var/named/
[root@server home]# cd /var/named
[root@server named]# cp localhost.zone coreph.zone [copy file localhost.zone --> coreph.zone]
[root@server named]# cp named.local coreph.local [copy file named.local --> coreph.local]
[root@server named]# vi coreph.zone

ketikan perintah berikut: (isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)

$TTL 86400

@ IN SOA coreph.net. root.localhost (
2005911918 ; serial
28800 ; refresh
7200 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.
IN A 192.168.88.90

www IN A 192.168.88.90
ftp IN A 192.168.88.90
mail IN A 192.168.88.90

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

[root@server named]# vi coreph.local

ketikkan perintah berikut: (Ingat, sekali lagi isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
$TTL 86400
88.168.192.in-addr.arpa. IN SOA coreph.net. root.coreph.net. (
2005121900 ; serial
28800 ; refresh
2700 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.

90 IN PTR coreph.net.
90 IN PTR www.coreph.net.
90 IN PTR ftp.coreph.net.
90 IN PTR mail.coreph.net.

simpan file dengan mengetik > : + w + q
Kemudian restart service BIND dengan perintah:

[root@server named]# service named restart
Shutting down named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@server named]#

Setelah itu silakan cek dengan perintah nslookup

[root@server named]# nslookup 192.168.88.90
Server: coreph.net
Address: 192.168.88.90

Name: mail.coreph.net
Address: 192.168.88.90
==============================================

Baca Lanjutannya......
Template by : kendhin x-template.blogspot.com